
Cianjur (MAN 2 Cianjur) – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai acara perpisahan guru yang pindah tugas ke tempat yang baru di MAN 2 Cianjur, yakni Sri Hindriansyah dan Puji Suratno. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 05 Januari 2026 di Aula MAN 2 Cianjur dan dihadiri oleh Dewan Guru, tenaga kependidikan, serta Komite Madrasah.
Acara perpisahan berlangsung dengan penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Sri Hindriansyah dan Puji Suratno merupakan sosok pendidik yang telah memberikan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi besar dalam pengembangan di MAN 2 Cianjur, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan karakter peserta didik.
Dalam sambutannya, Dadan Haryandi selaku perwakilan dari dewan guru menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kebersamaan dan keteladanan yang telah diberikan oleh Sri Hindriansyah dan Puji Suratno selama bertugas. Ia menuturkan bahwa kedua guru tersebut merupakan pribadi yang disiplin, berdedikasi, serta memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.
“Banyak ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai positif yang telah ditanamkan kepada kami dan peserta didik. Semoga di tempat tugas yang baru, Sri Hindriansyah dan Puji Suratno senantiasa diberikan kemudahan dan kesuksesan,” ungkapnya.
Sementara itu, Jajat Sudrajat selaku perwakilan dari Komite Madrasah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas pengabdian kedua guru tersebut. Ia juga menegaskan bahwa peran guru sangat penting dalam membangun karakter dan kualitas pendidikan di madrasah.
“Kami dari Komite Madrasah mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga silaturahmi tetap terjaga dan pengabdian di tempat yang baru semakin membawa keberkahan,” ujarnya.
Momen haru semakin terasa saat Sri Hindriansyah dan Puji Suratno menyampaikan pesan dan kesan perpisahan. Keduanya mengungkapkan rasa syukur telah menjadi bagian dari keluarga besar MAN 2 Cianjur serta memohon doa restu agar dapat menjalankan tugas di tempat yang baru dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Acara ditutup dengan doa bersama, penyerahan cenderamata, dan sesi foto bersama sebagai simbol penghormatan serta kenangan kebersamaan. Perpisahan ini bukanlah akhir dari kebersamaan, melainkan awal dari perjalanan baru dalam pengabdian sebagai pendidik. Semoga Sri Hindriansyah dan Puji Suratno senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan dalam mengemban amanah sebagai pendidik.













