
Cianjur (Humas MAN 2 Cianjur) — MAN 2 Cianjur mengadakan Workshop dan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Insersi Pembelajaran Mendalam dengan tema “Terwujudnya Merdeka Belajar, Berkarakter dan Berprestasi melalui Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk Semua Mata Pelajaran di MAN 2 Cianjur”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Selasa–Rabu, 20–21 Januari 2026, bertempat di Aula MAN 2 Cianjur. Workshop ini diikuti oleh seluruh guru MAN 2 Cianjur sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik dalam memahami serta mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara menyeluruh dalam proses pembelajaran.
Hari Pertama
Kegiatan hari pertama diawali dengan pengarahan sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Ramlan Rustandi. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan kebijakan strategis Kementerian Agama dalam membangun pendidikan madrasah yang humanis, berkarakter, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai kemanusiaan.
Selanjutnya, disampaikan sambutan Ketua Panitia, Ujang Muhidin, yang menyampaikan tujuan dan harapan pelaksanaan workshop. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala MAN 2 Cianjur, H. Solihin, yang menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh guru dalam mengimplementasikan KBC pada setiap mata pelajaran. Acara pembukaan juga diisi sambutan dari Ketua Komite Madrasah, Jajat Sudrajat, yang menyatakan dukungan penuh komite terhadap peningkatan mutu pembelajaran di MAN 2 Cianjur.
Materi pertama disampaikan oleh H. Budi Lukman, M.Ag, selaku Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Cianjur, yang membahas kebijakan Kementerian Agama terkait Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Materi ini memberikan pemahaman dasar tentang arah dan tujuan implementasi KBC di madrasah.
Materi kedua disampaikan oleh Drs. Yani Yulloh, M.Ag, selaku Ketua Pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Cianjur, dengan bahasan Pancacinta 1 dan 2, yang menekankan nilai cinta kepada Tuhan dan cinta kepada sesama sebagai fondasi pendidikan madrasah.
Materi ketiga disampaikan oleh H. Jhon Efendy Setiady, M.Ag, yang membahas Pancacinta 3 dan 4.1, terkait penguatan cinta terhadap diri sendiri dan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.
Selanjutnya, materi keempat disampaikan oleh HD. Mahmud, M.M.Pd, yang mengulas Pancacinta 4.2 dan 4.3, serta penguatan nilai cinta dalam konteks pembelajaran. Kegiatan hari pertama ditutup dengan materi dari Jaja, M.Pd, yang membahas Pancacinta 4.4 dan 5, sebagai penguatan nilai cinta dalam proses pendidikan dan pembelajaran yang berkelanjutan.
Hari Kedua
Kegiatan hari kedua difokuskan pada aspek implementasi praktis KBC dan Pembelajaran Mendalam. Materi pertama disampaikan oleh Drs. Yani Yulloh, M.Ag, yang membahas Implementasi KBC pada kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler, sehingga nilai-nilai KBC dapat terintegrasi dalam seluruh aktivitas madrasah.
Materi kedua disampaikan oleh HD. Mahmudin, M.M.Pd, dengan topik Pembelajaran Mendalam, meliputi sintak, model, pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran, sebagai upaya menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Materi ketiga disampaikan oleh H. Jhon Efendy Setiady, M.Ag, yang membahas Implementasi KBC insersi Pembelajaran Mendalam dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, sehingga guru mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran yang selaras dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta.
Sebagai penutup, materi terakhir membahas Implementasi KBC insersi Pembelajaran Mendalam dalam asesmen pembelajaran, yang menekankan bahwa asesmen tidak hanya berfungsi mengukur capaian akademik, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan karakter, empati, dan kecintaan peserta didik terhadap proses belajar.
Melalui kegiatan workshop ini, MAN 2 Cianjur berkomitmen untuk mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara konsisten pada seluruh mata pelajaran, guna mewujudkan Merdeka Belajar yang berkarakter, humanis, dan berprestasi.








